Kasihannya
Air sungai terbatuk
Udara yang dihirup terasa kelat
Sedihnya terlihat tanah
Merah pucat gersang hamparannya
Langit mendung dengan debu
Tiada lagi awan menutup hangat mentari
Biarpun zulumat hari mendatang
Bahang siangnya membawa ke malam
Cuma sesekali angin lembut menyapa
Nun lihat pula di jalanan
Di kiri kanan di dalam saliran
Saratnya bukan dengan sekadar air
Sesaknya dengan himpunan sampah
Tersekat alirannya
Longlai menuju ke muara
Ini akibatnya
Hasil tangan makhluk berindera
Melihat tapi tidak perasan
Lebih-lebih lagi tidak berperasaan
Mendengar tapi tidak mengerti
Bijak berbicara tidak melaksana
Alam sekitar dipandang sepi
Pantai Dalam KL
24/05/14
1.23am
SEBENARNYA SAYA ISTERI DIA
10 years ago
0 comments:
Post a Comment