MAAFKANKU
TIDAK SEMPURNA
Teman…
Maafkanku
tidak sempurna
Ku
tidak pandai mengambil hatimu
Ku
juga tidak arif dengan cara apa kubisa menceriakanmu
Ku
gagal dalam menjadi pendampingmu yang setia
Untuk
berkongsi suka dan duka
Mencoret
kisah di atas kertas yang sama
Warna
kita nyata berbeza
Dulu
pernah kucuba mencari keserasian itu
Menemanimu
di kala hiba
Pedihmu
terasa di tangkai hatiku
Sakitmu
membuatku gusar akan deritamu
Bahagiamu
berbekas di lubuk kalbuku
Senyum
tawamu pengubat laraku
Keletahmu
yang keanak-anakan mencuit sanubariku
Terkadang
ia singgah di kotak fikiranku
Lantasku
tersenyum sendirian
Nyatanya
aku bahagia tatkala kau gembira
Aku
sedih pabila kau hiba
Sehingga
kurela mengerah upayaku mendengar lontaran jerit batinmu
Meskiku
kurang memahami
Apa
lagi memberi jalan keluar
Tuntas
kuyakin kaulah orangnya
Yang
memberi pengertian sahabat yang sebenar
Namun
kusilap meneka
Kau
kulihat berubah seiring jarak yang menjauh antara kita
Kau
kulihat selesa dengan orang-orang baru di episod barumu
Lalu
kau kulihat dari jauh sahaja
Sambil
mengimbau memori kita bersama
Terasa
bodoh aku dalam anganku sendiri
Kelu
lidahku menyapamu
Kau
seakan asing bagiku di kala itu
Kuyakin
kau telah temui pendampingmu yang cocok
Sekali
lagi teman
Maafkanku
tidak sempurna
Aku
tidak seberanimu
Aku
tidak setekadmu
Aku
tidak seramahmu
Aku
tidak mempunyai keinginan setarafmu
Aku
juga tak punya sesuatu yang memikat hatimu
Aku
tiada cerita menarik buat mengisi diari hidupmu
Aku
tidak punya sisi istimewa
Aku
seorang yang hambar
Kertas
hidupku warnanya pudar
Sedangkan
engkau pelbagai warna
Biar
apapun teman
Aku
pasrah akan takdir Tuhan
Pertemuan
kita sekadar apa adanya
Bersederhana
dalam persahabatan ini
Aku
lebih rela redha daripada mengharap
Aku
senang kau hanya singgah dalam hidupku
Biarpun
adakala cemburu terpalit di hatiku
Aku
cuba menghapusnya
Agar
yang indah tetap kekal serinya
Yang
pahit manis untuk dikenang
Yang
retak bisa ditautkan kembali
Yang
pudar mampu bertukar menjadi pelangi
Yang
kan mewarnai babak kehidupanku
Biarlah
ia bukan babak kita bersama
Akanku
usaha bahagia melihatmu bahagia
Kerna
kebahagiaanmu sudah cukup membahagiakanku
10:33am
5/7/2011
0 comments:
Post a Comment